Tentang Ngopi

 

“Ini Hari Aku Rasa Ngopi Nikmat Sekali” adalah modifikasi dari lirik lagu Guru Oemar Bakri karya Iwan Fals, “Ini Hari Aku Rasa Kopi Nikmat Sekali.” 
Kata “Kopi” yang diubah menjadi “Ngopi” kemudian muncul sebagai kata kerja yang bermakna lebih luas.

Ngopi sebagai suatu kegiatan dimaknai dengan pola yang santai dan menyenangkan. Apabila aktifitas Ngopi dilakukan oleh lebih dari satu orang, biasanya akan diikuti dengan obrolan. Baik obrolan yang bersifat serius atau diskusi yang menghasilkan solusi dari suatu permasalahan. Hal santai serupa ini sangat besar manfaatnya, tergantung seberapa besar penyerapan masing-masing pihak dalam mengambil aspek manfaat di dalamnya. Faktanya, ruang rapat jarang memberikan solusi, karena solusi justru sering hadir pada area-area yang membebaskan pesertanya untuk berpikir dan berargumen.

Obrolan saat Ngopi juga berisi obrolan omong kosong membahas apapun, tentang beras plastik, harga smartphone hingga si anu yang jadian sama si itu. Obrolan yang santai, tanpa beban, dalam istilah Jawa timuran disebut Cangkrukan.

Ngopi menjadi budaya, hingga muncul statement, Ngopi disik ndak edan.. 🙂

@KantinS15
ilustrasi: @iwanrmpl

 

19 Replies to “Tentang Ngopi”

  1. Wuih, event-nya mengundang Iwan Fals, Mas? Kerenlah :)).
    Ha, kalau ngopi (ngeteh, in my case) memang jadi tanpa beban, orang pun bebas mengungkapkan opini-opini jujur :)). Btw, itu yang terakhir artinya apa? “Ngopi sedikit tidak gila?” ngawur.

    1. aku bolak balik dicolek sama teman yang buka warung kopi di daerah gladak.. sok kopdar di sana ya mas.. aku ditraktir tapii.. hahaha…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *