Lentog Tanjung


Lentog is the typical food of Kudus, Central Java. It is called Lentog Tanjung because it comes from the village named Tanjung.

Lentog Tanjung is served in slices of rice cake with jackfruit cooked in coconut milk (seems like gudeg, but the color is pale and less sweet), also added with tempe and tofu. If you want it spicier, you can add with steamed chili, which served in separate bowl. You can also add some side dishes, such as the intestines satay, quail’s eggs satay, bakwan, crackers and others. Lentog Tanjung is served in very simple form, but tasty.

This cuisine is appropriate served as a breakfast menu.

31 Replies to “Lentog Tanjung”

        1. hehe.. tapi di sepanjang jalan itu banyak warung jualan lentog.. asal masuk aja, sik penting ngicipi.. Kudus emang surganya kuliner..

          iya, sopo ngerti ono sik kepincut.. πŸ˜€

          1. What did I say?
            Lentog and Lontong sayur are more or less the same.. the have lontong and also sayur… there are many the same things with different name here,,, Have I ever eaten tontong sayur? not sure… πŸ˜€

  1. oh, ini adanya di Kudus yah? Hmmm.. Mudah2an nanti inshaallah dikasih umur ingin ke sana, pengen nyobain.. πŸ˜›

    Makasih atas postingannya, Mas Aan.. Kalo posting tentang makanan pasti Mas selalu berhasil bikin saya ngiler :-), dan juga jadi rindu tanah air.. πŸ™

    Subhan Zein

      1. hahaha, bisa saja Mas Aan. Ya, bulan Juni lalu saya pulang, tapi hanya seminggu, karena ada kepentingan keluarga.

        Inshaallah Mas, selesain sekolah dulu,, nanti kalau pulang lagi ke Indonesia dan mampir ke Jogja saya kontak Mas Aan yah.. Mudah2an bisa diajak jalan2, hehe, πŸ˜€

        BTW, Kudus-Jogja jauh, yah, Mas? Bagusnya naik bus, kereta api atau motor?

        1. Siap! Semoga segera selesai sekolahnya, semua diberi sehat… Sehat rejeki juga sehingga bisa jalan-jalan. hehe.. saya tunggu kontaknya.. πŸ˜€

          Jogja – Kudus ditempuh sekitar 5 jam naik bis via Semarang. Sempetin deh ke sana. Biar kotanya kecil, tapi Kudus memiliki potensi wisaya budaya, religi dan kuliner yang menarik. πŸ˜€

          1. Sip, mantap! Terimakasih banyak Mas. Inshaallah nanti saya kontak ketika akan ke Jogja.

            Saya belajar banyak dari postingan2 Mas Aan, jadi lebih mengenal bangsa sendiri. Terimakasih Mas, dilanjutkan kerja kerasya memperkenalkan bangsa kita ke mancanegara yah.. πŸ™‚ Secara tidak langsung, Mas banyak membantu kerjanya Departemen Pariwisata.. πŸ˜‰

            Ohya, sebagai rasa terimakasih, kalau boleh Mas kirimkan alamat rumah? Saya ingin kirimkan postcard buat Mas, ,mudah2an Mas berkenan menerima yah.. πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *