Tentang Belalang

Pernah saya mendapatkan cerita, tapi lupa dari mana dan di mana. Ceritanya seperti ini…

Seorang profesor meneliti belalang.
Dicabutnya satu kaki, terus belalang diletakkan, “Ayo jalan,” katanya.
Belalang tertatih jalan. Satu kaki dicopot lagi, disuruhnya hal yang sama,
dan belalang bergerak pelahan.
Hingga, tinggal satu-satunya kaki, dicopot pula oleh profesor.
Ia letakkan belalang, disuruhnya … “ayo jalan lagi.”
Belalang diam saja…
Ia ulangi, “ayo jalan lagi.”
Belalang tetap diam saja…
Kesimpulan Profesor, “ketika tanpa kaki, belalang itu jadi tuli…”

Satu cerita yang cerdas..
sayangnya saya kurang cerdas sehingga enggak pinter mengupas..
yang saya tangkap gini,
janganlah kamu langsung mempercayai mentah2 berita atau kabar dari orang lain..
sebaiknya dilakukan klarifikasi atau crosscheck terlebih dulu..
jangankan hanya dengar dari… atau kata si anu…
karena kadang apa yang kita lihat secara langsung pun bisa menipu..
nggak tau ding.. maaf kalau salah. kan saya sudah bilang tidak pintar mengupas cerita
hehehe… itu menurut saya, bagaimana menurut Anda?

*Repost dari fb, February 28, 2010 at 11:37pm , foto diperbaharui

.

29 Replies to “Tentang Belalang”

  1. Aan..pernah ke Thailand atau negara berjiran dekat Thailand seperti Cambodia, Vietnam atau Loas..? Belalang goreng adalah salah satu hidangan makan snek yang banyakkkk sekali dijual dipasar2…eeeeeh bukan saja belalang, cengkerik, ntah ulat, ntah serangga apa2 yang lain juga jadi hidangan..

    btw…I like this picture…nice green.. 🙂

    ~ KeY

    1. mmm.. no, never go abroad..

      di jogja, tepatnya di daerah wonosari juga banyak dijual belalang goreng… juga ulat, tepatnya ulat pohon jati…

      thank you.. I have some pictures, in case Katrina mau goreng.. 🙂

  2. Saya juga pernah dengar cerita itu mas, duluuuuuuuu banget..
    entah itu kok dapat gelar profesor dari mana…

    Saya setuju soal ulasannya mas…
    gak asal dengar langsung disebarin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *